Blogger Widgets

Kamis, 25 Juli 2013

Posted by Unknown On 01.36

NEWSKPKJAMBI POLITIK - Partai Demokrat Kabupaten Kerinci yang merekomendasikan Adi Rozal yang berpasangan dengan Zainal. Pasca penentuan partai itu, H. Murasman mengaku sedih dan menargetkan satu putaran. 
Pasalnya, selain memegang jabatan sebagai Ketua Pembina Partai Demokrat dirinya juga telah melakukan koordinasi bersama para petinggi partai, salah satunya adalah, Syarief Hasan, Hasan Basri Agus.
“Saya sangat sedih, karena saya adalah demokrat murni sebagai Ketua Pembina, dan juga telah mengadap petinggi Partai Demokrat yang ada di pusat. Namun, sayang mereka menganggap bahwa elektabilitas warga Kabupaten Kerinci tidak memilih saya.
Sementara, dalam hasil survey populeritas saya tertinggi,” terang H. Murasman kepada sejumlah wartawan, diruang kerjanya, Rabu,  10 Juli 2013, tadi siang.
Namun demikian, H.Murasman tetap optimis bahwa warga masyarakat Kerinci tidak melihat besar kecilnya partai penggusung. Melainkan memilih siapa sosok orangnya. “Saya sangat yakin, masyarakat sudah cerdik semua, dan soal partai masyarakat tidak memilih yang terpenting adalah siapa orangnya,” kata Murasman.
Pasca putusan itu, H.Murasman menyebutkan, tidak terpengaruh, dan bahkan dirinya akan merencanakan merapat kepada Partai Amanat Nasional (PAN).  “Salah satu syarat adalah pindah ke PAN, namun sampai saat ini saya belum menyampaikan surat pengunduran diri saya kepada Partai Demokrat,” sebutnya.
H. Murasman juga optimis, bahwa duet Murasman-Zubir Dahlan adalah satu putaran. “Ya, target kita adalah satu putaran, sebab bila terjadi putaran kedua nanti, maka mempersempit gerak kita,” jelasnya.
Ditambahnya, salah satu yang menjadi prioritas adalah dengan meningkatkan dunia pendidikan. Bagi siswa-siswa di Kabupaten Kerinci yang memiliki kemampuan disekolah dapat melanjutkan sekolahnya, seperti ke Bogor, Jawa Barat. Dalam mengikuti sekolah di Bogor, nanti akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci. 
Tidak itu saja, H. Murasman mengatakan, didalam visi & misinya itu, ‘lanjutkan’ berarti melanjutkan program yang lalu. Diantaranya adalah, Mensejahterakan Masyarakat, Adil, Agamis. “Adil bukan, berarti sama banyak, akan tetapi adil itu ada,” jelasnya.
Juga disampaikan, yang paling menonjol dalam ekonomi kerakyatan adalah, pendidikan. Yang mana katanya, anak-anak petani yang miskin akan diberikan beasiswa. Selain itu, mengenai kesehatan, pihaknya telah menganggarkan sebanyak Tiga Millar lebih, Subsidi, dan banyak lagi, terangnya. (Neone-Sukatri-Aries)

0 komentar :

Posting Komentar