NEWSKPKJAMBI POLITIK - Partai Demokrat Kabupaten Kerinci yang merekomendasikan Adi Rozal yang berpasangan dengan Zainal. Pasca penentuan partai itu, H. Murasman mengaku sedih dan menargetkan satu putaran.
Pasalnya,
selain memegang jabatan sebagai Ketua Pembina Partai Demokrat dirinya
juga telah melakukan koordinasi bersama para petinggi partai, salah
satunya adalah, Syarief Hasan, Hasan Basri Agus.
“Saya
sangat sedih, karena saya adalah demokrat murni sebagai Ketua Pembina,
dan juga telah mengadap petinggi Partai Demokrat yang ada di pusat.
Namun, sayang mereka menganggap bahwa elektabilitas warga Kabupaten
Kerinci tidak memilih saya.
Sementara,
dalam hasil survey populeritas saya tertinggi,” terang H. Murasman
kepada sejumlah wartawan, diruang kerjanya, Rabu, 10 Juli 2013, tadi
siang.
Namun
demikian, H.Murasman tetap optimis bahwa warga masyarakat Kerinci tidak
melihat besar kecilnya partai penggusung. Melainkan memilih siapa sosok
orangnya. “Saya sangat yakin, masyarakat sudah cerdik semua, dan soal
partai masyarakat tidak memilih yang terpenting adalah siapa orangnya,”
kata Murasman.
Pasca
putusan itu, H.Murasman menyebutkan, tidak terpengaruh, dan bahkan
dirinya akan merencanakan merapat kepada Partai Amanat Nasional (PAN).
“Salah satu syarat adalah pindah ke PAN, namun sampai saat ini saya
belum menyampaikan surat pengunduran diri saya kepada Partai Demokrat,”
sebutnya.
H.
Murasman juga optimis, bahwa duet Murasman-Zubir Dahlan adalah satu
putaran. “Ya, target kita adalah satu putaran, sebab bila terjadi
putaran kedua nanti, maka mempersempit gerak kita,” jelasnya.
Ditambahnya,
salah satu yang menjadi prioritas adalah dengan meningkatkan dunia
pendidikan. Bagi siswa-siswa di Kabupaten Kerinci yang memiliki
kemampuan disekolah dapat melanjutkan sekolahnya, seperti ke Bogor, Jawa
Barat. Dalam mengikuti sekolah di Bogor, nanti akan diberikan oleh
Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Tidak
itu saja, H. Murasman mengatakan, didalam visi & misinya itu,
‘lanjutkan’ berarti melanjutkan program yang lalu. Diantaranya adalah,
Mensejahterakan Masyarakat, Adil, Agamis. “Adil bukan, berarti sama
banyak, akan tetapi adil itu ada,” jelasnya.
Juga
disampaikan, yang paling menonjol dalam ekonomi kerakyatan adalah,
pendidikan. Yang mana katanya, anak-anak petani yang miskin akan
diberikan beasiswa. Selain itu, mengenai kesehatan, pihaknya telah
menganggarkan sebanyak Tiga Millar lebih, Subsidi, dan banyak lagi,
terangnya. (Neone-Sukatri-Aries)




0 komentar :
Posting Komentar